Versi cetak
MENJADI SEORANG PENYEMBUH

Leide Lessa berbicara dengan Fujiko Signs dan Dave Stevens
mengenai praktek penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen

Versi Audio

Lebih dari lima tahun yang lalu, Dewan Direktur Ilmupengetahuan Kristen mulai menanggapi undangan dari seluruh dunia untuk bertemu dengan gereja-gereja cabang Ilmupengetahuan Kristen, para anggota, dan sahabat-sahabat Gereja Induk. Dalam perjalanan ini Dewan Direktur bergabung dengan para pelajar Ilmupengetahuan Kristen sebagai satu keluarga Gereja yang mendunia. Pertemuan-pertemuan tersebut benar-benar menguatkan dan mempersatukan gereja-gereja, sidang-sidang jemaat, kelompok-kelompok informal dan para anggota di seluruh dunia. Dan karena penyembuhan rohaniah sangat penting dalam Ilmupengetahuan Kristen, tindak lanjut yang wajar dari pertemuan tersebut adalah menyelenggarakan pertemuan khusus yang semata-mata ditujukan untuk membahas praktek penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen bagi masyarakat umum. Pertemuan yang dilaksanakan oleh guru-guru Ilmupengetahuan Kristen ini telah diadakan di Australi, Jerman, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Afrika. Bulan Oktober dan November ini, Dewan Direktur mengundang Fujiko Signs, CSB, dari Tokyo, Jepang, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Gereja Induk, dan David Stevens, CSB, dari Petaluma, California, Amerika Serikat, untuk memberikan loka karya bagi para penyembuh dan perawat Ilmupengetahuan Kristen, dan bagi mereka yang berminat mengetahui lebih banyak tentang praktek penyembuhan dan keperawatan Ilmupengetahuan Kristen bagi masyarakat umum, di seluruh Asia. Leide Lessa, Editor Pengelola the Herald of Christian Science (Bentara Ilmupengetahuan Kristen), mewawancarai Fujiko dan Dave, dan berikut ini kutipan pembicaraan mereka.

Untuk INDONESIA loka karya akan diadakan di:
Jakarta, 2 Oktober 2010
Yogyakarta, 3 Oktober 2010

Leide Lessa: Fujiko dan Dave, sungguh menyenangkan bertemu kalian berdua di Boston untuk membicarakan hal yang menakjubkan yang akan berlangsung tidak lama lagi. Saya yakin Lapangan Ilmupengetahuan Kristen di Asia sangat mengharapkan kedatangan kalian untuk mengadakan loka karya mengenai praktek penyembuhan dan keperawatan Ilmupengetahuan Kristen. Dapatkan kalian menjelaskan kepada siapa loka karya ini ditujukan dan siapa saja yang diharapkan hadir?

Fujiko Signs: Terimakasih Leide, satu loka karya ditujukan bagi siapa saja yang tertarik pada penyembuhan—penyembuha >Audio versi n rohaniah, doa, dan ajaran Ilmupengetahuan Kristen.

Dave Stevens: Loka karya yang kedua lebih ditujukan kepada mereka yang sebetulnya sudah terlibat dalam pekerjaan penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen—para penyembuh yang terdaftar di majalah The Christian Science Journal, dan mereka yang mungkin belum terdaftar di Journal tetapi secara aktif menerima kasus.

Leide: Dapat Anda jelaskan yang dimaksud dengan “menerima kasus”?

Dave: Penyembuh Ilmupengetahuan Kristen adalah orang yang menyediakan waktunya bagi masyarakat umum, untuk membantu menyelesaikan segala jenis masalah dan menyembuhkan melalui doa. Jadi kita menerima kasus jika seseorang menelpon atau datang mengatakan, “Saya memerlukan bantuan,” lalu penyembuh berpaling kepada Allah dalam doa bersama orang itu. Ini merupakan pengalaman terbesar—setidaknya bagi saya selama ini—dalam mengasihi sesama.

Leide: Fujiko, dapatkah setiap orang datang kepada seorang penyembuh Ilmupengetahuan Kristen dan minta bantuan melalui doa?

Fujiko: Ya, tidak ada pengelompokan siapa yang dapat dan tidak dapat minta bantuan. Setiap orang dapat minta bantuan secara pribadi, melalui telpon, atau email. Dan kami tidak hanya diminta memberikan doa penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen untuk masalah fisik. Aspek yang lebih penting dari doa penyembuhan ini adalah memahami dan menjadikan nyata identitas rohaniah yang sebenarnya dari seseorang sebagai anak Allah yang dikasihi. Yang kita sebut “kasus” mungkin adalah masalah ekonomi atau perhubungan, atau apa saja yang muncul sebagai hal yang mengganggu dalam kehidupan seseorang. Fokus kita adalah kerohanian yang praktis.

Leide: Kalau begitu dapatkah Anda mengatakan bahwa teologi Ilmupengetahuan Kristen bersifat praktis dan membawa hasil yang baik? Dapatkah Anda menjelaskan sedikit lebih banyak, Dave?

Dave: Ilmupengetahuan Kristen adalah teologi yang diajarkan Yesus dengan mengamalkannya dalam hidupnya. Yesus datang memberitakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat, dan bagi saya pekerjaan penyembuhan ini merupakan bukti akan hal itu—bahwa hukum-hukum Allah tersedia di sini, dan tersedia bagi kita semua, untuk selamanya.

Leide: Kembali ke loka karya, Fujiko, dapatkah Anda menjelaskan format kedua loka karya tersebut?

Fujiko: Dave dan saya telah membahas hal ini, dan kami ingin bertemu dengan orang-orang yang berkumpul untuk mengetahui cara menyembuhkan, dan melihat apa saja yang telah mereka lakukan. Kami ingin menjadi pendengar yang baik. Kami ingin mendengar tantangan apa saja yang mereka hadapi dalam menyembuhkan orang lain, atau dalam berkumpul saling membantu—menyembuhkan melalui doa. Kemungkinan besar kami akan menyampaikan pendahuluan dan presentasi singkat, tetapi selebihnya loka karya terbuka untuk tanya-jawab sehingga kami pun dapat mengenal keadaan Lapangan.

Leide: Kalau begitu seperti suatu dialog?
Fujiko: Ya, betul sekali.
Leide: Dave, apakah setiap orang dapat menghadiri salah satu loka karya tersebut? Misalnya seseorang baru saja mendengar tentang Ilmupengetahuan Kristen dan ingin menghadiri salah satu pertemuan. Pertemuan yang mana yang harus dihadirinya dan apa alasannya?

Dave: Jika orang itu baru mendengar tentang Ilmupengetahuan Kristen, sudah pasti dia sebaiknya hadir pada pertemuan yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang penyembuhan rohaniah. Tetapi kami berharap mereka yang sudah terlibat dalam pekerjaan penyembuhan dan mereka yang melakukan pekerjaan keperawatan Ilmupengetahuan Kristen, hadir dalam pertemuan pertama maupun kedua. Saya rasa ini merupakan kesempatan untuk berinteraksi secara lebih kaya bagi mereka yang telah mempraktekkan ide-ide ini.

Leide: Fujiko, Dave menyebut keperawatan Ilmupengetahuan Kristen. Siapa saja yang dapat menjadi perawat Ilmupengetahuan Kristen dan apa yang dilakukan seorang perawat Ilmupengetahuan Kristen?

Fujiko: Perawat Ilmupengetahuan Kristen memberikan bantuan yang nyata dan praktis bagi orang yang saat itu tidak dapat merawat dirinya sendiri. Para perawat ini tidak terlatih secara medis tetapi memiliki pengetahuan yang dapat dibuktikan mengenai praktek Ilmupengetahuan Kristen dan dengan sepenuhnya memahami kearifan praktis yang diperlukan dalam merawat orang sakit dengan semestinya (lihat Buku Pedoman Gereja Induk, hlm. 49). Mereka mendasarkan prakteknya pada doa dan pengertian untuk melihat manusia dari sudut pandang rohaniah. Tetapi mereka juga melakukan hal-hal yang sangat praktis seperti memandikan, memberi makan, membalut, membantu bergerak. Mereka juga membaca dari Alkitab dan buku ajar kita, Ilmupengetahuan dan Kesehatan dengan Kunci untuk Kitab Suci, karangan Mary Baker Eddy. Kadang-kadang mereka menawarkan transportasi atau hanya memberi semangat kepada pasien. Kami sangat menghargai perawatan yang nyata dan terampil ini, yang memungkinkan penyembuh memusatkan pikiran sepenuhnya kepada doa penyembuhan Ilmupengetahuan Kristen.

Leide: Dave, dapatkah Anda dengan singkat menjelaskan perbedaan peran perawat Ilmupengetahuan Kristen dengan penyembuh Ilmupengetahuan Kristen?

Dave: Keduanya sesungguhnya berperan sebagai penyembuh. Kristuslah yang selalu menyembuhkan, tetapi seorang penyembuh mempunyai peran untuk memberikan doa penyembuhan, doa yang spesifik, untuk mendatangkan kesembuhan atas masalah yang dihadapi, apa pun masalah itu. Tetapi sementara itu, seorang perawat Ilmupengetahuan Kristen memberikan layanan yang menakjubkan dalam mendukung hal tersebut, dengan menghadirkan sikap mental yang didasarkan pada kerohanian, rakhmat, damai dan keselarasan pada keadaan itu—mungkin dengan membantu seseorang mengatasi keperluan fisik, seperti memandikan, menyiapkan makan, atau membalut, seperti dikatakan Fujiko. Tetapi semua ini dilakukan dengan memelihara kesadaran akan kehadiran serta kuasa Allah, kehadiran dan kuasa yang menyembuhkan, alih-alih memusatkan pikiran pada masalah yang ada.

Leide: Ketika seorang pasien benar-benar menghadapi tantangan fisik, dan mungkin tidak dapat berbuat banyak secara fisik, dan perawat Ilmupengetahuan Kristen memberikan perawatan yang penuh kasih dan lemah lembut guna memenuhi keperluan fisik, maka orang yang menghadapi tantangan tersebut dapat memusatkan pikiran pada penyembuhan rohaniah, bukankah demikian?

Fujiko: Ya, dan saya kira bahkan dalam keluarga, jika Anda mempunyai orangtua atau kakek/nenek yang mungkin memerlukan bantuan khusus, meskipun Anda mungkin bukan perawat yang terdaftar di Journal, tetapi Anda akan mendapat manfaat jika tahu bagaimana kita saling menjaga dalam Ilmupengetahuan Kristen, seperti seorang perawat Ilmupengetahuan Kristen merawat pasiennya.

Leide: Dan apakah sifat-sifat yang dinyatakan seorang perawat Ilmupengetahuan Kristen, Dave?

Dave: Mungkin semua perawat menyatakan kasih—baik perawat medis maupun perawat Ilmupengetahuan Kristen. Tetapi perawat Ilmupengetahuan Kristen juga bekerja untuk melihat kehadiran serta kuasa Kasih ilahi. Ada kasih sayang, kepedulian, ketertiban, sukacita, ketepatan waktu, kewaspadaan akan hal yang diperlukan, kepekaan terhadap hal yang diperlukan, dan sudah pasti keberanian, dan kejernihan rohaniah untuk terus-menerus merasakan bahwa Allah hadir dan memenuhi keperluan yang ada.

Leide: Mengingat sifat-sifat tersebut, kita dapat jauh lebih memahami yang baru saja dikatakan Fujiko, bahwa ada saat ketika siapa saja dapat merawat kerabat yang berusia lanjut misalnya, karena sifat-sifat tersebut rohaniah dan alami.

Dave: Benar sekali. Kita semua memiliki sifat-sifat rohaniah tersebut.
Leide: Fujiko, mengapa loka karya ini penting bagi gereja-gereja dan para anggota kita?

Fujiko: Kami sungguh menginginkan agar setiap pelajar Ilmupengetahuan Kristen merasa mampu menerima kasus, dan percaya bahwa mereka memiliki semua yang mereka perlukan untuk memulai praktek mereka—mungkin secara paruh waktu. Mereka dapat mulai dari lingkungan mereka, mungkin di tempat kerja atau dalam keluarga. Mereka dapat mulai melihat diri sendiri sebagai penyembuh. Bagaimana menurut Anda, Dave?

Dave: Benar, Fujiko, saat Anda berbicara, hampir setiap orang yang saya kenal sedang mencari kesembuhan, tetapi mereka juga ingin menjadi penyembuh dan orang yang dapat memecahkan masalah. Dan saya tahu bahwa dalam hidup saya, saya ingin membantu umat manusia. Itu adalah motivasi yang timbul atas dorongan Allah, dan sangat wajar bagi kita semua. Tetapi saya tahu dari pengalaman saya, bahwa tanggapan saya terhadap motivasi yang didorong Allah tersebut menjadikan saya tetap tumbuh dan mampu melihat bagaimana saya bisa membantu. Dan cara yang terluhur dan terbaik yang telah saya temukan adalah melalui Ilmupengetahuan Kristen. Mary Baker Eddy menulis dalam otobiografinya, “Pekerjaan penyembuhan, dalam Ilmupengetahuan Budi, merupakan kuasa yang paling kudus dan bermanfaat yang dapat kita nyatakan” (Retrospection and Introspection, hlm. 54). Ini bukan kuasa pribadi. Ini adalah kuasa Kasih ilahi. Dan semakin kita mencerminkan kuasa tersebut, kita semakin menjadi penyembuh dan pemecah masalah. Ini wajar. Pertemuan-pertemuan ini adalah untuk menumbuhkan dan mengasihi motivasi yang didorong Allah tersebut.

Leide: Sungguh indah, Dave, didorong melakukan sesuatu yang dikehendaki Allah untuk kita lakukan, didorong untuk mengasihi, dan menyembuhkan melalui Kasih. Tetapi apakah perbedaan antara penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang terdaftar di Journal dan Herald (Bentara) dengan yang belum terdaftar?

Fujiko: Penyembuh dan perawat memasang namanya di direktori The Christian Science Journal dan The Herald of Christian Science. Dan yang menakjubkan adalah, jika Anda mengunjungi sebuah kota atau melakukan perjalanan, Anda dapat melihat direktori dan menelpon penyembuh dan perawat tersebut. Suatu kali saya berada di India, dan seorang penyembuh di sana menceriterakan bahwa seringkali para turis Ilmupengetahuan Kristen menelpon untuk mengatasi masalahnya. Sungguh luar biasa dapat selalu membawa direktori ini saat melakukan perjalanan atau menggunakannya secara online.

Beberapa orang mungkin membantu menyembuhkan orang lain, meskipun dia masih mempunyai pekerjaan lain. Tetapi penyembuh purna waktu menggantungkan penghidupannya dari kasus-kasus yang mereka terima.

Leide: Ya, kesimpulannya, seorang penyembuh adalah orang yang menyembuhkan, dan setiap orang yang mempraktekkan Ilmupengetahuan Kristen adalah seorang penyembuh. Tetapi penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang memasang namanya di Journal dan Herald membaktikan seluruh waktunya untuk mendatangkan kesembuhan bagi dunia. Sekarang, kembali ke loka karya, jika seseorang tinggal jauh dari tempat loka karya itu diadakan, apakah benar-benar ada alasan yang bagus untuk menghadirinya?

Dave: Oh ya, jika memang memungkinkan, datanglah. Karena yang Anda lakukan sesungguhnya adalah menanggapi dorongan Allah tersebut dalam diri Anda. Kami datang hanya untuk berjalan bersama Anda, dan mensyukuri dorongan itu. Pertemuan tersebut akan menegaskan yang sudah Anda rasakan dalam diri Anda, dan mudah-mudahan menjawab beberapa pertanyaan, memberikan pandangan yang lebih luas, dan menjadikan Anda mampu terlibat dengan mereka yang juga merasakan dorongan lembut untuk mengamalkan Kasih ilahi dengan cara ini.

Fujiko: Dan saya rasa, Dave, mengingat Anda sudah begitu lama mempraktekkan penyembuhan rohaniah, Anda dapat berbagi beberapa pengalaman, terutama saat Anda baru mulai menerima kasus. Saya ingat betapa saya merasa takut saat seseorang menelpon dengan masalah yang kelihatannya sangat besar. Dan banyak penyembuh Ilmupengetahuan Kristen lainnya membantu saya melihat bahwa saya mampu melakukannya. Kita semua telah mengalami hal tersebut.

Leide: Adakah yang ingin Anda tambahkan mengenai perbedaan antara seorang penyembuh yang memasang namanya di The Christian Science Journal dan The Herald of Christian Science dengan orang yang hanya mempelajari Ilmupengetahuan Kristen?

Dave: Ya, tumbuh secara rohaniah adalah suatu komitmen purna waktu. Ini bukan hanya memberi dan memberi dan memberi sampai boleh dikatakan, kita tidak mempunyai apa-apa lagi. Saya mendapati bahwa komitmen saya pada praktek penyembuhan berarti “tetap … berdoa,” seperti dikatakan dalam Alkitab. Dan sementara itu, saya benar-benar mendapati bahwa Kasih ilahi memenuhi setiap keperluan.

Fujiko: Saya rasa praktek penyembuhan—baik sebagai penyembuh atau perawat—didorong oleh Allah. Dan saya senang membandingkannya dengan ayat dalam Mazmur 23: “Pialaku penuh melimpah.” Persediaan akan kasih dan pengertian datang terus-menerus dari Allah, dan piala Anda penuh. Tetapi yang tumpah melimpah adalah yang Anda bagikan. Dan tidak ada perasaan bahwa Anda membagikan sesuatu yang seharusnya Anda simpan, termasuk waktu Anda bersama keluarga, atau persediaan untuk memenuhi keperluan Anda sehari-hari. Setiap orang pialanya penuh melimpah.

Dave: Dan setiap orang mempunyai tempat dan tujuan yang dirancang Allah. Jika Anda merasakan dorongan seperti itu untuk menolong dan menyembuhkan, tanggapilah, dan percayalah bahwa hasilnya akan baik. Leide: Allah adalah Kasih, sangatlah wajar bagi kita mencerminkan Kasih itu, untuk menjadi baik, untuk bersedia membantu sesama, untuk mendatangkan kesembuhan serta lebih banyak kasih kepada dunia, dan mendatangkan lebih banyak terang bagi dunia. Dapatkah Anda memberikan beberapa contoh bagaimana penyembuh Ilmupengetahuan Kristen yang memasang namanya di Journal dan Herald bisa mendapat manfaat dari loka karya ini?

Dave: Bagi saya, selalu bermanfaat untuk berbicara dengan sesama penyembuh, mendengarkan ide-ide mereka. Berkumpul bersama merupakan penegasan yang penting akan kebenaran. Hal itu pasti memberkati orang lain. Dan kita selalu nendapat ilham dari orang lain yang mempunyai komitmen sama. Jika kita membawa terang kita ke suatu ruangan, dan kita berkumpul, akan ada lebih banyak terang.

Leide: Dan ruangan itu menjadi lebih terang. Fujiko: Dan selain itu, Dave, tidakkah menurut Anda para penyembuh itu dapat membantu kita memperoleh gambaran bagimana kita dapat membantu mereka di Lapangan—mungkin mengenai pandangan yang keliru dari masyarakat mengenai Ilmupengetahuan Kristen dan praktek mereka?

Dave: Benar sekali. Dan Anda tahu kita bersama-sama dalam hal ini. Ini merupakan gerakan yang mendunia, sebagaimana dibuktikan dari waktu ke waktu oleh the Herald. Tetapi, seperti dikatakan Fujiko, setiap wilayah mempunyai masalah khusus dan masalah budaya dan berbagai hal yang berbeda, yang penting untuk diketahui dan dibicarakan dengan tuntas. Dan penting bagi mereka untuk mengetahui bahwa Gereja Induk dapat merangkul setiap orang, kita semua, yang mempraktekkan Ilmupengetahuan Kristen dan memberikannya kepada dunia dengan cara ini.

Leide: Loka karya ini seperti dialog terbuka dalam suatu konferensi yang bersifat profesional, tetapi pada tingkat kerohanian yang tinggi.

Dave: Ya, memang benar. Anda mengingatkan saya pada berbagai loka karya profesional yang saya hadiri sebagai seorang pendidik. Yang paling saya sukai adalah suatu loka karya yang hampir seluruh acaranya disusun bersama setelah para peserta yang hadir. Dan itulah semangat loka karya yang akan kami selenggarakan. Sudah pasti kami akan berbagi sesuatu, tetapi kami benar-benar menginginkan agar acaranya disusun berdasarkan pertanyaaan-pertanyaan yang diajukan dan keperluan peserta yang hadir.

Fujiko: Saya berasal dari Jepang, dan tahu bahwa di Asia, Kekristenan bukanlah agama mayoritas. Di Indonesia Muslim merupakan mayoritas. Saya rasa, karunia Ilmupengetahuan Kristen adalah, kita tidak mengatakan perlu memilih suatu agama sebelum mulai menyembuhkan. Kita menjadi penyembuh—ajaran ini sangat universal dan merangkul semua orang. Oleh karena itu saya mengatakan bahwa Ilmupengetahuan ilahi benar-benar didasarkan pada sabda Yesus, “kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh 3:32). Yesus tidak secara spesifik menyebut nama yang digunakan agama tertentu bagi Tuhan. Kebenaran bersifat universal dan mencakup semua. Oleh karena itu, jika Anda mempunyai teman atau kerabat yang bahkan mempraktekkan agama Hindu atau Buddha, atau agama lain—atau bahkan tidak berminat pada agama saat ini, tetapi tertarik pada penyembuhan—saya benar-benar menganjurkan agar mereka menghadiri loka karya ini.

Leide: Terima kasih telah mengungkapkan hal tersebut, Fujiko, karena Ilmupengetahuan Kristen adalah Ilmupengetahuan, dan banyak yang tertarik pada Ilmupengetahuan yang ada di balik penyembuhan rohaniah, dan mereka disambut hangat pada loka karya Anda.

Fujiko: Benar, demikian juga murid Sekolah Minggu dan orang muda. Ide dan pertanyaan yang segar selalu baik. Para murid Sekolah Minggu dan orang muda tidak takut bertanya. Dan sudah pasti, mereka dapat menjadi penyembuh saat ini. Mereka tidak perlu menunggu. Sudut pandang dan kelugasan yang dinyatakan kanak-kanak, kesederhanaan dan kemurnian adalah yang sesungguhnya diperlukan dalam pertemuan-pertemuan ini.

Dave: Ya, benar.

Leide: Ada lagi yang akan ditambahkan mengenai loka karya ini?

Fujiko: Mengenai persiapan, peserta dapat memikirkan apa artinya menjadi penyembuh. Dan menganggap tetangga, anggota keluarga dan teman-teman Anda sebagai orang yang ingin Anda bantu. Jika kesediaan untuk membantu ada, Anda akan menikmati loka karya ini, dan orang akan datang kepada Anda untuk memperoleh kesembuhan.

Leide: Apakah para peserta dapat membawa pulang sesuatu sesudah loka karya itu?

Dave: Mungkin sekali mereka mendapat sesuatu yang khusus yang sebelumnya tidak mereka miliki, atau setidaknya mengasah yang sudah mereka miliki dalam pemahaman mereka tentang arti menjadi seorang penyembuh, dan dalam menanggapi panggilan Allah untuk menyembuhkan. Saya rasa orang akan mendapatkan rasa percaya, dan sudah pasti merasa dikasihi, dan merasa bahwa mereka merupakan bagian dari suatu kelompok yang jauh lebih besar, yang merangkul dunia.

Fujiko: Kami ingin mereka merasa menjadi bagian dari gerakan yang mendunia yang terdiri dari para penyembuh. Ini adalah Gereja Kebenaran, dan Hidup dan Kasih, dan jika mereka merasa benar-benar menjadi bagian dari gerakan yang kuat dan unik ini, yang memperjuangkan pembebasan umat manusia dari keterbatasan dan kejahatan, saya yakin Allah akan terus membimbing mereka.

Leide: Itu sudah pasti. Dan sekarang saya melihat betapa para peserta akan mendapat manfaat dari loka karya ini, karena saya pun merasa terilhami hanya dengan berbicara dengan Anda berdua. Fujiko dan Dave, terimakasih banyak atas kesediaaan kalian bergabung dengan kami di The Herald of Christian Science. Kami sangat menghargai pembicaraan ini.

Share
© The Christian Science Publishing Society. All rights reserved.
Hak cipta dilindungi undang-undang. Ketentuan Penggunaan dan Informasi Mengenai Segi Hukum.